Follow Us @nadiahasyir


Sunday, July 11, 2021

REVIEW N+ CLEAR TONER BY CHARIS | NADIA HASYIR

12:26 AM 0 Comments
There will be a bad day in between the good days, begitupun kesehatan kulit. Tepat dua bulan lalu kulit wajahku mengalami iritasi - in all over my round face area, dari yang awalnya baik-baik aja tiba-tiba gatel banget. Aku coba calming dengan sheet mask selama 2 hari kemudian di hari ketiga, mukaku memerah dengan tekstur dan muncul banyak jerawat. Gawat darurat! Aku segera cari beberapa skincare yang berfokus untuk jerawat yang meradang dan iritasi, salah satunya aku mencoba N+ CLEAR TONER untuk skincare step pertamaku. Hari ini tepat 2 bulan aku banyak quality time dengan toner ini dan ku pikir sudah saatnya untuk membagikan cerita pengalamanku menyembuhkan kulitku bareng N+ CLEAR TONER.

DESKRIPSI PRODUK
N+ Clear Toner adalah produk skincare jenis toner yang memiliki klaim "natural protector for your skin". Memiliki 3 manfaat, yaitu sebagai: soothing, exfoliating, dan sebum control. Produk ini memiliki kemasan berbentuk botol semprot bervolume 155ml dengan tutup putih dan botol biru.

HERO INGREDIENTS PRODUK
N+ Clear Toner secara umum memiliki 4 manfaat besar, yaitu:
1. Sebagai eksfoliator ringan yang digunakan untuk sehari-hari karena mengandung ekstrak willow bark putih dan betaine salicylate, sehingga dapat menenangkan dan mencerahkan kulit.
2. Sebagai penghidrasi untuk kulit karena mengandung madecassoside, madecassic acid, asiaticoside, dan asiatic acid, sehingga dapat me-maintain keseimbangan kelembaban dan minyak pada kulit.
3. Sebagai pengontrol sebum dan perawatan untuk pori-pori karena mengandung ekstrak bunga evening primrose, ekstrak daun Pinus palustris, ekstrak akar Pueraria lobata, dan ekstrak akar Ulmus davidiana, yang mana ingredients tersebut telah dipantenkan sebagai ingredients yang mampu membantu dalam mengontrol sebum dan merawat pori-pori kulit.
4. Sebagai penenang kulit dan memberikan efek anti-bakteri karena mengandung ekstrak Salix alba willow bark, ekstrak daun Origanum vulgare, ekstrak Cinnamomum cassia bark, ekstrak Portulaca oleracea, ekstrak daun Chamaecyparis obtusa, ekstrak akar Scutellaria baicalensis, dan hasil fermentasi kedelai dan Lactobacillus. Tujuh anti-bakteri natural ini mampu mencegah bakteri timbulnya jerawat aktif sehingga mampu melindungi dan menenangkan kulit.

CARA PAKAI
N+ Clear Toner bisa digunakan dengan 3 cara, yaitu:
1. Direct-apply dengan menyemprotkan secara langsung ke wajah yang sudah bersih.
2. Menggunakan kapas dengan menyemprotkan terlebih dahulu isinya ke kapas, kemudian mengusapkan kapas ke seluruh area wajah atau di tap-tap.
3. Menggunakan sheet mask khusus dengan menyemprotkan ke sheet mask, kemudian memasangkan ke wajah.

KARAKTERISASI PRODUK
Tekstur N+ Clear Toner ini adalah cair seperti air karena bentuk aslinya adalah cairan. Tidak berwarna aka bening dan memiliki aroma khas skincare dengan natural ingredients tanpa tambahan fragrance, sangat lightweight dan tidak mengganggu sehingga mampu memberikan efek relaksasi sekaligus ketika dipakai.

KESAN PEMAKAIAN PRODUK
Aromanya yang sangat natural jujur saja memberikan sugesti kepada aku sebagai pemakai bahwa produk ini betul-betul mengandung natural ingredients yang nggak abal-abal. N+ Clear Toner ini aku pakai 3x sehari, yaitu: pagi setelah mandi, sore setelah mandi, dan malam sebelum tidur. Pemakaiannya di tahap pertama skincare.

Kulitku menjadi terhidrasi setelah sebelumnya kulitku cukup kesat karena memakai sabun wajah untuk menghilangkan kotoran dan minyak berlebih di wajah. Kelembaban normal kulit asli juga dikembalikan tanpa memberikan efek berminyak (greasy). Beberapa jam pemakaian tanpa layering dengan produk lain, aku sih merasa kulitku jadi nggak gampang berminyak, seperti ditahan produksi minyaknya.

Aplikatornya yang semprot membuat produk ini sangat praktis dibawa dan efisien dipakai. Hanya saja aku agak bingung apakah karena tipe semprotan atau memang ingredientsnya, ketika disemprotkan ke kulit, partikel air dari produk ini tuh nggak langsung menyerap ke kulit. Butuh waktu cukup lama untuk tunggu produknya meresap, definisi bener-bener kayak air gitu loh. Kan air nggak cepet yak keringnya di kulit kalo nggak lagi matahari di ubun-ubun tuh. Buat temen-temen yang suka apply skincare step selanjutnya harus nunggu produk pertama kering, kayaknya bakal bete deh pakai ini. Tapi buat yang penganut "raup pakai skincare", I think it will be fine.

Pemakaian dalam jangka waktu lama lucky me bikin kulitku yang iritasi perlahan membaik. Mengurangi kemerahan. Memang aku layer pakai serum dan another skincare sih untuk sehari-hari, terutama malam. Aku pakai bakuchiol serum juga sebelum bobo. Tapi as a note, selama aku memakai N+ Clear Toner dengan atau tanpa layering, mukaku menunjukkan banyak hal positif ke arah membaik.
HARGA DAN BELI DIMANA?
Sejauh ini produk-produk skincare Korea aku selalu percaya beli di Charis, udah lama dan nyaman juga beli disini (not sponsored anyway). Cuma ya, memang udah nyaman. Mereka juga terus berkembang, sekarang officially beberapa produk-produknya juga udah ada yang bisa local shipping, jadi lebih murah di ongkos kirim. N+ Clear Toner ini juga local shipping loh!

Beli di hicharis.net/nadiahasyir/1ACe yaa.. Harga normalnya terakhir IDR 295.000 an. Tapi per hari ini aku cek di Charis lagi ada diskon jadi IDR 252.000 aja. 

IS THAT WORTH IT?
Menurutku sih dengan natural ingredients yang banyak banget dengan advance production dan hasilnya yang ngaruh di mukaku, worth to try banget sih.

PROS
- Ngaruh dan punya peran buat meredakan iritasi dan radang jerawatku.
- Melembabkan dan menghidrasi kulit
- Bentuk kemasan dan aplikator yang praktis tinggal semprot
- Watery based, nggak bikin kulit berminyak.

CONS
- Butuh waktu lama untuk produknya meresap (definis mirip air plek ketiplek)

Okay,
Aku rasa cukup untuk review-nya kali ini. Makasih banyak udah mampir dan semoga bermanfaat, bisa jadi referensi bagi kalian pejuang jerawat dan pecinta skincare!

Oh ya kalau nanti ada yang beli, tag / mention aku ya di Instagram @nadiahasyir.

Sampai jumpa!

Let's spread knowledge with love, ❤
Nadia Hasyir

Saturday, March 6, 2021

ANAK DEMAM DI KALA PANDEMI (NEWBIE MOM JOURNEY)

10:28 AM 0 Comments
Berbicara tentang kesehatan, di 2020 lalu doa terbesar dengan penuh harap saya adalah agar keluarga senantiasa diberikan kesehatan, berharap keluarga kecil saya tidak perlu didatangi jenis penyakit apapun supaya kami hanya perlu #StayAtHome saja. Atas izin Allah, ternyata anak laki-laki saya diberi sakit demam 2x dalam setahun kemarin.
Source: Canva

Sebagai newbie mom perasaan panik dan takut jelas menghampiri saya. Bagaimana tidak, baru punya anak, masih perlu banyak beradaptasi, datang penyakit di kala pandemi pula. Namun saya berjuang untuk tetap fokus dan rileks agar bisa membuat keputusan dan tindakan tepat untuk berupaya memulihkan kesehatan anak saya tanpa perlu datang ke tempat berobat (a.k.a puskesmas, klinik, dan atau rumah sakit).

DISCLAIMER, apa-apa yang saya lakukan selama anak demam di kala pandemi jangan dijadikan patokan untuk ditiru 100% tanpa dianalisis dulu ya, ma. Karena ini based on my story. Perlu ditelaah lagi, dikosnultasikan, dan didiskusikan dengan keluarga atau dokter sebelum betul-betul jika ingin diikuti. Kisah yang saya bagi sebagai newbie mom ini semoga bisa dijadikan pencerahan dan trigger semangat buat mama yang sedang berjuang yang mengupayakan anaknya agar sembuh dari demam.

1. Searching
Hidup di era digital membuat pikiran pertama saya jatuh kepada gadget. Saya melakukan pencarian keyword DEMAM PADA ANAK di situs pencarian online untuk mencari tahu penyebab demam pada anak secara general agar mendapatkan sedikit banyak hipotesis apa penyebab demam pada anak saya.
Source: Canva

2. Bounding dan Rajin Mengkompres
Namanya lagi nggak enak badan, anak pasti bawaannya ingin lebih diperhatikan. Saya berusaha berikan dekapan dan kasih sayang yang lebih ekstra agar membuat dia nyaman dan bounding antara ibu dan anak semakin kuat. Umumnya, demam pada anak akan lebih tinggi di malam hari. Selama itu saya usahakan rajin mengkompres baik dengan air hangat atau dengan menggunakan produk yang sering dijual di mini market.
Source: Canva

3. Tidak Terburu-Buru Memberikan Obat Penurun Panas
Sebagai alumni mahasiswi sains, saya percaya bahwa demam adalah bentuk respon tubuh manusia ketika tubuh mengenali, menghadang, dan melawan benda asing yang berusaha masuk ke tubuh dengan kerja antibodi manusia. Ya, karena saya mempercayainya, saya memberikan kesempatan untuk sistem imun anak bekerja melawan zat asing tersebut. Tidak terburu-buru memberikan obat penurun panas, saya lebih intens memberinya supply makanan minuman bergizi seimbang, suplemen, dan vitamin untuk membantu sistem imunnya bekerja.
Source: Canva

4. Berkonsultas dengan Dokter via Daring
Pada masa pandemi tahun lalu, ibarat mau belanja ke depan rumah aja takut, apalagi ke rumah sakit. Saya mengambil keputusan untuk berkonsultasi dengan dokter kenalan saya secara daring. Saya juga seringkali memanfaatkan aplikasi HALODOC di handphone untuk terhubung dengan dokter ketika memiliki keluhan terkait dengan kesehatan. Cara konsultasinya yang mudah membuat saya nyaman menggunakan aplikasi tersebut. Cukup sign in apabila sebelumnya sudah pernah melakukan sign up. Konsultasi dengan dokter umum biasanya gratis dan jika ingin konsultasi dengan dokter spesialis, pembayarannya bisa dilakukan menggunakan Go-Pay.
Source: Canva

Setelah berkonsultasi, dokter memberikan win win solution untuk dilakukan tes lab dengan sampel darah. Pengambilan sampel dilakukan di rumah dengan petugas menghampiri kediaman saya. Petugas ini bukan dari HALODOC, namun saya menghubungi laboratorium yang dekat dari rumah dan terpercaya oleh keluarga saya.

Fyi, waktu awal-awal pandemi saya juga pernah konsultasi melalui HALODOC terkait suplemen apa yang sebaiknya saya dan keluarga konsumsi selama pandemi. Setelah diresepkan oleh dokter, bisa ditebus langsung melalui aplikasi atau beli di apotek. Karena saya tinggal di daerah pinggiran perkotaan, akses untuk apotek HALODOC biasanya kurang mendukung. Jadi saya membeli melalui apotek terdekat namun dengan anjuran resep dokter yang sudah saya kantongi sebelumnya.

Hasil lab keluar, dengan sisa-sisa ilmu yang saya peroleh sebagai alumni mahasiswi sains, saya menganalisis data yang ada di dalam hasil lab tersebut dan tentu mengkonfirmasikannya ke dokter kenalan saya untuk meminta pencerahan. Setelah menganalisis data tersebut, alhamdulillah saya bisa mengetahui penyebab demam pada anak saya dan siap melanjutkan ikhtiar untuk pemulihan.

5. Memberikan Makanan dan Minuman yang Immuno-boosting untuk Anak
Saya tidak bisa menceritakan secara detail apa penyebab demam pada anak saya karena kepentingan privasi. Namun pada intinya, saya akhirnya memberikan supply makanan dan minuman yang menunjang agar defisit beberapa hal yang sudah diketahui dari hasil lab anak saya nilainya menjadi normal, yang mana goal akhirnya adalah sistem imunnya bekerja dengan semestinya demam menjadi turun.
Source: Canva

Alhamdulillah beberapa hari kemudian demam anak saya sudah turun dan dia bisa bermain dengan riang gembira kembali. Sekian secuil cerita pengalaman saya selama menjadi newbie mom. Semoga bermanfaat!

Selain hidup sebagai seorang ibu dan istri, saya juga memerdekakan diri saya untuk memiliki hak menjadi seorang individu. I express myself to do what do I love, doing my hobby, yaitu bikin konten seputar beauty positivity and self-love dan berbisnis hijab for mom n pakaian anak. Kindly check my Instagram to keep in touch with me @nadiahasyir @catberry.id.

See you, mama!
Let spread knowledge with love, ❤
Nadia Hasyir

Thursday, November 26, 2020

NOVEMBER FAVORITES 2020

1:55 PM 1 Comments
Assalamu'alaikum, beauties. Akhir bulan sudah datang dan karena lagi ada waktu untuk menulis, aku menyempatkan untuk mengisi blog ini supaya tidak usang. Tulisan kali ini aku akan membagikan ke kalian November Favorites 2020 aku, yaitu produk-produk apa aja yang aku suka di bulan November ini. Sebenarnya ada beberapa produk yang aku suka, tapi mengingat bulan depan kita sudah memasuki akhir tahun. Aku sudah berniat untuk membuat Makeup Collection & Skincare Collection 2020 di youtube. Aku punya 3 produk lipstick yang belakangan ini lagi aku suka banget dan aku akan menebar racun cinta produk lipstick yang lagi aku suka ini ke kalian. Siap-siap ya, hehe.
1. Indoganic Beauty Lip and Cheeck
Lipstick pertama yang aku suka datang dari brand lokal. To be honest, sebelum covid19 aku dikirimin Indoganic produk-produk mereka dan lipstick ini termasuk salah satunya. Memiliki konsep 2in1 product, selain sebagai alat makeup, lipstick ini juga telah mengandung beberapa ingredients skincare, sehingga ketika kita memakainya terasa sedang menggunakan skincare juga.
Aku memiliki 2 shades, ada: Natural Nude dan Rossy Red. Seperti namanya, natural nude untuk finish yang terkesan natural dan rossy red untuk finish red lips yang terkesan bold. Lipstick ini sangat melembabkan dan sangat mudah diaplikasikan ke bibir. Tidak membuat bibir kering. Fact, di dalamnya mengandung Jojoba oil, Shea butter, dan beberapa ingredients skincare lain sehingga betul-betul melembabkan. Aku nggak perlu lagi pakai lip balm sebelum pakai lipstick ini. Meski texturenya oily, tapi warnanya sangat pigmented untuk sekali swatch.
Lipstick ini transfer dan nggak tahan lama. Tapi untuk aku yang masih #StayAtHome hingga November ini, nggak transferproof justru membantu aku banget untuk cepet-cepet menghapus makeup ketika sudah saatnya di hapus. Beda lagi ya kan kalau kita lagi di luar rumah, ketemu banyak orang, mungkin aku akan membutuhkan matte lipstick.

Anyway, alasan aku suka lipstick ini selain dari pada kelebihan yang aku sebutkan tadi, teksturnya sangat light weight alias ringan dan ini bikin aku nyaman kek lagi sama dia. Iya dia, eh. Heheh.

2. Blackrouge Airfit Velvet Tint Beauty and Midnight (BAM)
Lipstick satu ini sebenarnya sudah pernah aku ulas di youtube channel aku bersama 2 lipstick dari Blackrouge dengan season yang berbeda. Ini lipstick dari Korean Brand. Season Blackrouge Lip produk ini sebetulnya ada banyak. Tapi yang aku punya selain BAM ini ada season blueming garden dan the red. Kenapa aku paling suka sama yang season BAM?
Sebetulnya agak nggak adil sih memilih BAM ini dibandingkan Blackrouge yang lain. Karena menurutku ketiganya punya formulasi yang sama. Perbedaannya ada di aroma, shade, dan desain kemasan. Tiap season tuh punya beberapa shade dan aku hanya punya 1 shade untuk 1 season. Season BAM ini aku punya yang A23. Warnanya ini berani, merah, tapi cenderung ke warna orange. Lebih masuk di kulitku untuk mendapatkan look makeup anak baik-baik dan natural. 
Pun sebetulnya aku cukup sulit memilih satu diantara ketiga lipstick dari Blackrouge yang aku punya ini. Ketiganya punya karakter tekstur velvet yang menawan banget. Jadi dia ini bukan liquid dan bukan pula creamy. Orang awam mungkin akan mengira teksturnya kering tapi sebetulnya tidak. Dia hanya cepat sekali ngeset di bibir ketika diaplikasikan. Typical menggumpal tapi mudah didistribusikan dan diblend. Aku biasa pakai di area bibir dalam dan aku tap tap ke arah luar untuk dipakai sebagai ombre lips, and it works. Karena tekstur velvet ini aku jadi bisa nyaman bikin ombre lips. Hal yang paling sulit terjadi ketika aku pakai liquid atau creamy lipstick. Biasanya aku suka kebablasan bikin full lips gitu.

Anyway, lipstick dari Blackrouge ini dia ngestain. Jadi ketika produknya sudah hilang dari bibir, entah kena minyak atau sudah dihapus, akan ada sedikit warna yang tertinggal. Which means itu bikin kita kelihatan lebih fresh ketika dalam keadaan no makeup.

3. Self Coding Lipstick
Aku punya shade XOXO dari lipstick ini. Masih dari Korean Brand, pertama yang bikin aku jatuh hati adalah kemasannya yang sangat anti mainstream dibandingkan dengan kemasan-kemasan lipstick pada umumnya. Warnya putih, desainnya tidak berisik, dan sangat elegan menurutku. Warna shadenya sendiri merah cenderung kemerahmudaan. Hasil looknya akan bold. Berbeda dengan 2 lipstick yang aku bahas sebelumnya, aku perlu memakai lip balm terlebih dahulu sebelum memakai lipstick ini. Karena kalau tidak, akan sangat susah diaplikasikan dan seringkali menimbulkan warna yang kurang sempurna dan merata. However, setelah selesai mengaplikasikannya, untuk mendapatkan makeup bold, shade XOXO ini juara sih.
Kemasannya paling mini dibandingkan dengan 2 lipstick sebelumnya. Jadi sangat travel friendly karena mudah disimpan di kantong.
So, tulisan ini aku buat untuk ikut berpartisipasi dalam monthly collaboration teman-teman HBBV (Hijabers Beauty Blogger Vlogger). Semoga teman-teman HBBV selalu solid. Kalau kalian pengen cobain 3 lipstick yang aku ulas tadi, ini rekomendasi online shop yang trusted dari aku yaa..
Indoganic Beauty: 
Blackrouge Airfit Velvet Tint BAM:
SelfCoding:

See you next time,
Let's spread knowledge with love.
Xoxo,
Nadia

Sunday, November 1, 2020

OOTD Plus Size: Styling Outfit Memakai Batik Jowo Ind ala Nadia Hasyir

9:48 AM 1 Comments

Beberapa hari sebelum Hari Batik Nasional awal bulan Oktober lalu, saya menerima paket dari salah satu brand fashion lokal yang memiliki koleksi pakaian batik. Sebetulnya saya tidak diminta untuk menulis ulasan mengenai produk yang saya dapat kemarin di blog ini. Namun setelah melalui berbagai macam pertimbangan, akhirnya saya menulis hari ini.


Seperti yang kamu tahu, saya memiliki tipikal badan plus size, atau bahasa sederhananya, gendut / berbadan besar. Dari yang saya alami selama hidup ini, memilih pakaian batik yang kualitas bahannya terjamin, jahitan dan potongannya rapi cukup sulit ditemukan. Sekali ada yang bagus, eh ternyata mahalnya bukan main. Begitu cari yang murah, eh ternyata mudah robek. Untuk memiliki pakaian batik, seringkali saya harus melalui beberapa step dulu, yaitu: membeli kain di toko tekstil, lalu menggunakan jasa tukang jahit andalan keluarga besar saya untuk menjadikan kain yang saya beli sebagai pakaian batik dengan desain yang sesuai dengan keinginan saya.

Sewaktu saya scrolling Instagram @jowo.ind, menurut saya referensi koleksi pakaian batik wanitanya memang tidak sebanyak dan sedetail koleksi pakaian batik pria. Namun waktu barangnya sampai, cukup membuat saya kagum pada pandangan pertama.

Sebelum saya melanjutkan ke ulasan produk, beberapa hari yang lalu saya berkesempatan menulis artikel di mybest, sebuah situs rekomendasi produk. Disana saya menulis koleksi apa saja yang menjadi andalan saya untuk mengubah insekyur menjadi bersyukur, untuk menjadi pribadi yang percaya diri dengan segala kelebihan dan atau keterbatasan yang saya miliki. Kamu bisa baca artikelnya disini (https://my-best.id/lists/132150)

KEMASAN (PACKAGING)
Saya sempat membuat video unboxing paket dari @jowo.ind di Instagram feeds saya. Kalau kamu mau lihat, bisa kunjungi Instagram saya di @nadiahasyir. Sebagai gambaran umumnya saja, pakaian batik yang saya dapat dikemas di dalam kemasan kardus box berwarna coklat dengan logo Jowo Ind. Super classic dan logonya cukup mencerminkan khas Jawa mengingat bentuknya yang mirip dengan bentuk salah satu motif batik dan mirip-mirip bentuk aksara jawa, If I am not mistaken.

Setelah box dibuka, saya menemukan beberapa kartu yang berisi: nama brand, pengenalan Jowo Ind tentang historical asal nama Jowo Ind yang di dalamnya terdapat peta Indonesia dengan desain batik, kartu ucapan terima kasih yang ditulis menggunakan bahasa Jawa krama "Matur Suwun", serta kartu informasi cara merawat batik agar senantiasa awet dan tetap bagus sepanjang masa. Baik dari segi warna dan motif batik, kain batik, hingga jahitannya. Menurut saya, dengan adanya kemasan yang menarik dan dilengkapi dengan detail-detail informasi semacam ini membuat saya sebagai konsumen cukup merasa sangat terkesan dengan Jowo Ind dan akan dengan mudah mengingat Jowo Ind jika nanti saya ingin membeli pakaian batik lagi.

PAKAIAN BATIK PREMIUM WANITA JOWO.IND
Pakaian batik premium by Jowo Ind yang saya miliki memiliki ukuran jumbo lebih kurang dengan LD 120cm. Bagian lengannya berbentuk sedikit melebar di ujung dengan ukuran 3/4. Sebagai hijaber saya membutuhkan manset dalam untuk dipakai sebelum pakaian ini agar aurat tetap terlindungi. Namun untuk teman-teman yang tidak berhijab, model lengan seperti ini sangat sesuai untuk mendapatkan outfit yang terkesan sopan.

Bagian bawahnya membentuk cuttingan oval terbalik yang memberi kesan seperti model kelelawar. Batik premium ini adalah batik printing. Motif dasar batik ini berbentuk salur yang dijahit berbentuk vertikal sehingga memberi kesan badan terlihat lebih ramping jika dipakai oleh pemilik badan plus size. Bahan dasar kain yang digunakan adalah katun prisima yang di dalamnya diberi tambahan bahan lining untuk meningkatkan kualitas produknya. Nilai-nilai seperti ini penting sekali dan sangat berkesan bagi plus size. Menurut saya, ini menjadi poin plus untuk Jowo Ind karena mampu menghadirkan pakaian wanita plus size yang tidak hanya sekedar berukuran jumbo, namun desain pakaiannya juga sangat mendukung. Adapun untuk karakter bahannya sendiri adem, sedikit kaku, tidak mudah kusut, nyaman dipakai. Tentunya tidak mudah robek.

STYLING OOTD ALA NADIA HASYIR
Pakaian batik ini berjenis blouse. Saya membutuhkan bawahan yang matching dengan warna pakaiannya. By the way, warna pakaiannya ini dominan seperti batu bata ya. Untuk bawahan bisa dikombinasikan dengan warna-warna netral, seperti: hitam, putih, grey, atau disenadakan dengan warna batu bata. Namun saya memilih warna hitam karena mostly koleksi bawahan saya berwarna hitam. Manset yang saya gunakan pada look ini berbentuk long dress, sebetulnya bukan di desain untuk plus size namun saya kenakan karena masih fit untuk ukuran saya. Bagian bawahnya yang tanggung dan lebih seperti ukuran tunik sempat membuat saya ragu apakah akan saya masukkan ke dalam bawahan saya, namun setelah dipikir lagi, akhirnya saya letakkan diluar dan ternyata memberi kesan tersendiri. 

WHERE TO BUY?
Buat teman-teman yang sedang mencari pakaian batik dengan kualitas terbaik, tidak mau pakai yang abal-abal supaya bisa digunakan beberapa kali, kunjungi Instagram @jowo.ind

PRICE?
Jowo.ind WB007 IDR 210.000

Baiklah, sekian dulu untuk tulisan kali ini. Sampai jumpa!

Tuesday, October 20, 2020

REVIEW GLOW UP CREAM BY FACE REPUBLIC | BAHASA INDONESIA

8:45 PM 1 Comments

Halo beauties! Selamat datang di personal blog saya, terima kasih telah mengklik artikel ini. Tanpa basa-basi, pada postingan hari ini saya akan mengulas produk dari brand Korea (K-Beauty), yaitu Face Repubic Glow Up Cream. Pada tahun-tahun sebelumnya, Face Republic sangat terkenal dan viral sepanjang tahun dengan produk skincare Aloe vera Soothing Gel. Produk yang akan saya ulas kali ini adalah semi skincare dan makeup. Mengapa disebut semi? Keep reading and keep scrolling, ya!

GLOW UP CREAM

Glow Up Cream adalah produk kecantikan berjenis tone-up cream dari K-Beauty Brand Face Republic. Tone-up cream dapat digunakan sebagai base makeup yang melembabkan, mencerahkan dark spot, dan meratakan warna kulit yang tidak rata secara instan. Dengan demikian, produk ini dapat dikatakan sebagai 2in1 product atau semi skincare-makeup.


KLAIM PRODUK

Setiap produk tentunya memiliki keunggulan yang spesifik. Berikut ini adalah beberapa klaim produk yang dimiliki oleh Glow Up Cream by Face Republic.

1. Tone up, evenly. Terdapat kandungan Glutathione di dalam produk ini yang biasanya diktahui bermanfaat untuk membuat wajah tampak glowing secara menyeluruh. Kandungan ini juga berperan sebagai anti oksidan yang mampu membantu mengatasi warna kulit yang tidak rata.

2. Youthful glow. Terdapat kandungan ekstrak mutiara di dalam produk ini yang secara alami diketahui menjadi the powerhouse of vital minerals yang membantu meningkatkan sintesis kolagen pada lapisan kulit. Kandungan ini membantu meredakan jerawat dan melawan tanda-tanda penuaan dini seperti keriput.

3. A true skincare superstar. Terdapat kandungan Niacinamide di dalam produk ini. Selain berperan sebagai anti aging, kandungan ini juga memerankan peranan penting dalam meminimalisasi ukuran pori-pori serta menjadikan kulit lebih terhidrasi dan memperkuat skin barrier.

4. Support cruelty-free. Sebagai beauty enthusiast yang kebetulan alumni anak sains, produk dengan klaim cruelty-free tentu melekat di dalam hati saya. Produk ini dibuat dengan menggunakan metode yang sangat menakjubkan di Korea dengan melakukan filterisasi penggunaan kandungan-kandungan yang clean (bersih) dan tanpa melalui proses uji pada hewan.

CARA PAKAI

Satu langkah yang terbaik untuk mendapatkan #InstantGlowUp #InstantToneUp adalah dengan memastikan kulit benar-benar telah dibersihkan dan dicuci menggunakan cleansing product. Hal ini disarankan dengan tujuan agar dead skin cell (sel kulit mati) yang biasanya menempel di kulit kita menjadi hilang atau lepas. Ini akan memberikan dampak muka menjadi bersih dan semakin mudah untuk mendapatkan kulit wajah glowing dan cerah.

Setelah mengaplikasikan toner, moisturizer, dan sunscreen, aplikasikan produk ini menggunakan jari bersih kamu. Dengan menggunakan produk ini kamu sudah bisa keluar rumah dengan atau tanpa makeup. Menggunakannya sebagai base primer akan membantu makeup tampak lebih smooth dan mudah mengaplikasikan makeup complexion setelahnya.

KEMASAN

Glow Up Cream by Face Republic ini dikemas di dalam kemasan box berwarna soft mint. Terdapat beberapa informasi produk yang ditulis dengan bahasa Inggris, menggunakan font berwarna putih, which is membuat saya cukup kesulitan untuk membacanya. Perlu memperhatikan dengan seksama mengingat warna soft min dan putih sangat tidak kontras. Pada bagian utama terdapat keterangan nama produk dan nama brand (Glow Up Cream - Face Republic). Pada sisi kanan, kiri, atas, dan bawah tidak terdapat informasi apapun (a.k.a kosong), sedangkan pada bagian belakang kemasan terdapat beberapa informasi seperti: klaim produk, cara pemakaian, ingredients, nama dan alamat perusahaan distributor, nama dan alamat perusahaan tempat produksi, volume sebesar 30ml, Made in Korea, batas pemakaian 12 bulan setelah segel dilepas, dan barcode product.

Masuk ke bagian dalam, Glow Up Cream dikemas dalam kemasan tube yang masih bernuansa soft mint dan putih. Honestly, warna ini sangat memukau karena terkesan elegan namun masih sederhana dan cute. Informasi yang tertera di kemasan tube sama dengan informasi pada kemasan box. Ketika bagian tutup produk ini dibuka, untuk pertama kalinya teman-teman akan melihat ada segel berbahan aluminium foil idsana yang membantu melindungi produk dari jangkauan luar. 

WARNA, TEKSTUR, AROMA

Ketika tube dipencet, produk akan keluar dengan sangat lembut dan mudah keluar. Memiliki warna putih susu yang sangat jernih, produk ini saya bilang tidak terlalu cream seperti yang ditulis dalam nama produk. Selama saya meletakkan di pergelangan tangan, teksturnya seperti meleleh, tidak thick,  sangat mudah dibaurkan dan mudah meresap ke kulit. Tentang aroma, saya merasakan aromanya cenderung seperti sabun batang dari salah satu brand yang cukup ternama di Indonesia itu loh, tahu kan? Which means karena aromanya cukup familiar, I loved it!

IMPRESSION

Sebagai disclaimer, saya menggunakan produk ini sekitar 5x. Kesan pemakaian saya suka sekali dengan teksturnya yang katanya cream namun cemderung liquid karena ketika bersentuhan dengan kulit, teksturnya langsung meleleh dan cepat meresap. Aromanya sangat nyaman di indera penciuman. Waktu mengaplikasikan jujur kalau diapply dengan cara digeser, produk ini sulit ngeset ke muka, bahkan malah akan memicu muncul warna-warna putih di beberapa area yang bikin nggak rata. 

Setelah dicoba beberapa kali, ternyata cara apply dengan di dab dab adalah jalan yang tepat. Produk ini mampu menempel dan terserap dengan baik ke kulit, after effectnya pun kulit sudah tidak lagi putih di beberapa area, namun menjadi cerah merata dan tampak sekali smooth layaknya kulit sehat.


Foto di atas adalah hasil pemakaian tanpa menggunakan makeup. Kulit menjadi sehat, keluar rumah tanpa makeup, why not? Sekarang sudah ada Glow Up Cream dari Face Republic!

Namun jika bermakeup, saya gunakan produk ini sebagai base dan hasilnya, makeup complexion seperti foundation dan concealer sangat mudah menyatu dengan kulit dan hasilnya sangat perfecto.

HARGA

IDR 156.000 (Diskon 20 Okt 2020: IDR 135.000)

BELI DIMANA?

Hicharis Nadia: https://hicharis.net/nadiahasyir/OVV

APAKAH WORTH IT?

Setelah melalui hari beberapa kali bersama Glow Up Cream ini dengan atau tanpa makeup, mempertimbangkan harga dan pengiriman dari dalam negeri (Indonesia), menurut saya SANGAT WORTH IT!

RATING

4.7/5

REPURCHASE?

Yes!

-

Anyway, sebelum aku mengakhiri tulisan kali ini. Just fyi, di foto pertama dari tulisan ini aku menggunakan makeup mata yang super simpel. Biasanya aku cenderung buat makeup mata cut crease ya kan as you guys know. Nah, buat yang selalu tanyain rekomendasi eye products untuk makeup favorit aku, bisa baca 8 rekomendasi Eye Products Favorit aku untuk membuat eye cut crease di mata monolid ala aku.

Baiklah! Sampai sini dulu perjumpaan kita hari ini. Terima kasih telah membaca ulasan saya hingga akhir. Sampai ketemu di kesempatan lain ya..


Business Inquiry: hallo.enha@gmail.com