Follow Us @nadiahasyir


Monday, December 2, 2019

[REVIEW] BACK TO NATURE ~ MINUMAN KEARIFAN LOKAL DARI MOJOKERTO, JAWA TIMUR | NADIA HASYIR

Halo, assalamu'alaikum. Apa kabar kamu? Semoga baik-baik aja dan sehat selalu ya, mates. Ngomongin tentang kecantikan, sebetulnya cantik itu tidak hanya berkutat dengan paras loh, mates. Memiliki tubuh yang sehat juga bisa disebut dengan cantik, karena tubuh yang sehat pasti akan ditunjukkan melalui kondisi kulit yang sehat pula. Sama halnya dengan bagian tubuh lain, kulit sebagai organ tubuh paling luar juga membutuhkan nutrisi. Selain perawatan dari luar menggunakan skincare, perawatan dari dalam yaitu melalui makanan dan minuman yang kita konsumsi juga ikut berperan dalam menunjang kesehatan. Makanan dan minuman yang baik untuk dikonsumsi tentu adalah makanan dan minuman yang tidak termasuk ke dalam kategori junkfood. 


Beberapa tahun yang lalu produk makanan dan minuman yang masuk ke dalam kategori junkfood boleh jadi telah mendominasi market di Indonesia. Namun, di era tanpa batas seperti sekarang ini masyarakat Indonesia telah cukup cerdas untuk mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, serta mampu memanfaatkan peluang. Seperti yang telah dilakukan oleh bu Endang Wahyuni Rahayu, seorang guru dari salah satu SMP swasta di Mojokerto. Beliau pemilik MINUMAN JAMU "BU LILIK" yang diproduksi oleh CV. Karya Bersama. Bisa dibilang, bu Endang ini adalah CEO dari brand minuman jamu BU LILIK. Beliau telah berhasil membawa produk kearifan lokal, yaitu SINOM dan BERAS KENCUR untuk bersaing dengan produk minuman modern masa kini melalui product upgrading.

TENTANG MINUMAN SINOM DAN BERAS KENCUR PRODUKSI BU ENDANG
Sejak lebih kurang 10 tahun yang lalu, bu Endang bersama dengan ibunya telah memproduksi minuman jamu sinom dan beras kencur untuk dijual. Agen dan distributor beliau rata-rata adalah para pelaku usaha seperti pemilik warung, kolam pemancingan, dan resto. Sinom dan beras kencur memang bukan minuman yang tergolong baru, kedua minuman ini telah sangat merakyat di kalangan masyarakat Indonesia sejak dulu. Namun, melihat tingginya permintaan dari konsumen bu Endang untuk produksi menjadi bukti bahwa produk minuman sinom dan beras kencur beliau ini memiliki cita rasa khas yang tidak dimiliki oleh pengusaha minuman sinom dan beras kencur lainnya. Seiring berkembangnya teknologi, bu Endang akhirnya melakukan upgrading produk minuman sinom dan jamu, hingga akhirnya mampu bersaing dengan minuman modern masa kini.

TENTANG KEMASAN
Minuman sinom dan beras kencur ini telah terdaftar dan memiliki nomor P-IRT. Diproduksi di Pacet, Mojokerto oleh CV. Karya Bersama, minuman sinom dan jamu ini dikemas dalam kemasan botol modern style bersama dengan desain produk yang eye catching. Botol berwarna bening terbuat dari bahan plastik berkualitas dengan tutup botol berwarna putih. Desain kemasan berupa stiker yang terbuat dari bahan berkualitas tinggi. Desain didominasi oleh warna putih, hitam untuk tulisan, hijau untuk warna identitas minuman sinom, dan kuning untuk warna identitas minuman beras kencur. Kemasan didesain oleh PioPlex Creative (sekarang dikenal dengan Oodly Studio).


MINUMAN SINOM
Sinom adalah minuman jenis jamu yang termasuk ke dalam minuman kearifan lokal. Sinom adalah sebutan untuk daun asam muda. Jamu sinom diproduksi dengan prosedur khas daerah dengan menggunakan komposisi,yaitu: air, kunyit, asam, sinom, dan gula. Minuman sinom banyak dikonsumsi karena memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan, seperti: sebagai anti oksidan alami, mengatasi masuk angin, mengurangi nyeri saat haid, mengobati sembelit, mengontrol tekanan darah, dan memperlancar pernafasan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Nor, Mohamed, Idris, dan Ismail (2009), dilaporkan pada artikel jurnal "Antioxidative properties of Curcuma longa leaf extract in accelerated oxidation and deep frying studies", ekstrak daun asam muda atau sinom terbukti mengandung anti oksidan yang ditunjukkan melalui kandungan polifenol sebesar 116,3 mg/g. Hasil penelitian ini kemudian membuka sebuah opini bahwa daun asam muda berpotensi untuk dijadikan sebagai bahan alami untuk pembuatan antioksidan sintetis pada industri makanan. 

WARNA, TEKSTUR, AROMA, DAN RASA SINOM
Minuman sinom memiliki warna orange hampir kecoklatan. Berisi 600 ml, minuman sinom memiliki tekstur yang cair dan bersifat homogen sempurna, yaitu tidak ada endapan. Setelah segel penutup botol terbuka, armoa minuman sinom yang tercium oleh aku adalah aroma perpaduan antar komposisi di dalamnya. Ada aroma kunyit dan asam yang mendominasi. Menariknya, setelah aku mencoba minum, semua bahan yang tercantum pada kemasan betul-betul bisa aku rasakan semua. Rasanya seimbang, ada rasa kunyit, asam, sinom, dan gula. Tidak ada yang mendominasi. Rasanya light. Tapi buat kamu yang anti gula club, sepertinya minuman ini akan terlalu manis rasanya.

P-IRT No. 2133516010934-24

...***...


MINUMAN BERAS KENCUR
Bersama dengan sinom, beras kencur juga termasuk minuman kearifan lokal yang dibuat melalui prosedur tradisional dengan menggunakan bahan-bahan alami, seperti: air, beras, kencur, jahe, aam, merica, dan gula. Well, karena ini tulisan bukan untuk kepentingan karya ilmiah hasil penelitian atau review, jadi aku mengutip dari hellosehat.com ya tentang manfaat beras kencur (jangan sekali-kali kamu jadiin literatur laporan praktikum loh mates, lol). Beberapa manfaat dari beras kencur untuk kesehatan adalah mampu mempertahankan gula darah, meredakan diare, meredakan batuk berdahak, dll. Berdasarkan artikel mini review yang ditulis oleh Shetu, Trisha, Sikta, dkk. (2018) dengan judul "Pharmacological importance of Kaempferia galanga (Zingiberaceae)", ekstrak Kaempferia galanga memiliki aktifitas anti inflamasi, analgesik, anti diare, anti bakteri, sedative, sitotoksik, insektisidal, dan anthelmintic properties.

WARNA, TEKSTUR, AROMA, DAN RASA BERAS KENCUR
Minuman beras kencur memiliki warna kuning jernih. Pada bagian bawahnya terdapat endapat, sepertinya dari beras karena berat jenis beras yang lebih tinggi dibanding bahan lain yang ada di dalam minuman ini. Cara minumnya dikocok terlebih dahulu supaya endapan tadi bisa homogen atau larut sempurna dengan air dan bahan lainnya. Kalau sudah homogen, warna minuman ini akan berubah menjadi kuning muda yang pekat. Setelah aku coba cium, minuman beras kencur ini memiliki aroma yang khas, aroma dari beras, kencur, dan jahe tampak mendominasi. Setelah dicoba, sama halnya dengan minuman sinom, minuman beras kencur ini berasa sekali setiap komposisinya. Rasa beras, kencur, jahe, asam, dan mericanya cukup kuat. Kalau kamu belum pernah mencoba minuman ini, sebaiknya nyobain ketika minuman ini dalam keadaan terbentuk endapan. Kalau udah yakin buat nyoba, silahkan dikocok dan diminum. Tapi untuk aku pribadi yang udah cukup sering meminum jamu beras kencur, I recommend you to try this dengan cara dilarutkan dengan sempurna dulu. Ya, karena minuman ini akan lebih berasa rasa khasnya ketika semua ramuan komposisinya berkumpul menjadi satu di lidah.

P-IRT No. 2133516020934-24

...***...

BEDA MINUMAN SINOM DAN BERAS KENCUR BU ENDANG DENGAN YANG ADA DIPASARAN
Umumnya, minuman jamu sinom dan beras kencur ini diproduksi secara homemade oleh ibu-ibu paruh baya dan dijual dengan menggunakan kemasan bekas air mineral yang telah di cuci ulang. Higienis? Belum tentu. Kebanyakan cara penyajian dengan menggunakan botol bekas inilah yang membuka lebar ketakutan anak jaman sekarang untuk mencoba minuman asli daerah. Apalagi alasannya kalau bukan karena takut nggak higienis. Seperti yang kalian bisa lihat, minuman sinom dan beras kencur yang diproduksi oleh CV. Karya Bersama di bawah pengawasan bu Endang ini dikemas di dalam kemasan botol eksklusif dengan kualitas yang baik, didukung dengan desain kemasannya yang elegan dan mewah. Warna hijau menjadi warna khas untuk sinom dan kuning untuk beras kencur.

Minuman sinom sebagai teman mengerjakan deadline tugas

Keresahan berikutnya setelah penyajian dalam kemasan adalah cara memproduksi. Penggunaan botol bekas sebagai kemasan untuk produk jamu yang dijual di pasaran juga banyak mengundang kekhawatiran para calon pembeli terkait dengan cara produksinya. Kalian ngerti kan kalau kunyit, kencur, dan jahe ini adalah tanaman jenis rimpang-rimpangan? Bagian tanaman yang dimanfaatkan untuk membuat minuman ini adalah rimpangnya, yaitu organ yang ada di dalam tanah. Dengan begitu, cara membersihkan bahan baku minuman ini harus benar-benar butuh perhatian khusus. Nah, bahan-bahan yang digunakan oleh team bu Endang dalam membuat minuman sinom dan beras kencur ini semua dicuci dengan bersih, dibuktikan dengan nomor P-IRT yang telah berhasil dikantongi oleh CV. Karya Bersama. Minuman sinom dan beras kencur ini tidak menggunakan bahan pengawet buatan, melainkan hanya menggunakan gula tebu asli sebagai bahan pengawet alami. Jadi, pastikan kamu selalu menyimpan minuman ini di dalam kulkas selama kamu belum berniat untuk meminumnya. Fyi, selang waktu pengupasan dan waktu pencucian dengan waktu produksi juga berpengaruh loh terhadap rasa yang terbentuk di akhir. Intinya sih, kualitas bahan baku juga ikut mempengaruhi rasa dari minuman ini dan bu Endang telah bekerja keras untuk melakukan quality control terhadap produk minumannya.

Minuman sinom dan beras kencur untuk menjamu tamu di rumah
WHERE TO BUY?
WhatsApp: +62-812-1634-2117
Instagram: https://www.instagram.com/rahayuendangwahyuni
Barangkali ada acara rapat di kantor, out bound, atau acara-acara yang membutuhkan konsumsi, mereka siap menyediakan loh, guys.

VOLUME
600 ml (Kabarnya dalam waktu dekat ini akan ada beberapa variasi ukuran kemasan loh)

RATING
Minuman sinom 4,8/5
Minuman beras kencur 5/5
Karena dibandingkan sinom, aku paling suka beras kencur hehe.

IS IT WORTH IT? REPURCHASE?
Sejak artikel ini diterbitkan, aku sudah mencoba lebih dari 5 botol, hehe. Which means, IYA.

Baiklah, aku rasa cukup untuk ulasan hari ini. Semoga bermanfaat ya. See you next time.


...***...

Hello entrepreneur, kamu memiliki produk keren yang ingin diulas dan dipromosikan melalui blog ini? Hubungi aku melalui e-mail: nadiaanisahtahani@gmail.com. Let's talk!

No comments:

Post a Comment