Follow Us @nadiahasyir


Thursday, July 28, 2022

Nggak Cocok dengan AHA/BHA? Ini Exfoliating Toner untuk Kulit Sensitif | Nadia Hasyir

4:27 PM 0 Comments
Tahun berapa kamu sadar bahwa eksfoliasi termasuk tahap terpenting dalam memakai skincare? I'll go first! Pada pertengahan tahun 2018 aku mulai mencoba sebuah exfoliating toner yang mengandung AHA/BHA/PHA. Buat yang belum tahu, exfoliating adalah tahapan dalam skincare, berperan mengangkat sel kulit mati di kulit. Sel kulit mati normalnya mengelupas dengan sendirinya, tapi sel tersebut tidak bisa terangkat jika tidak dibersihkan. Pembersih biasa tidak mampu mengangkat secara keseluruhan sel kulit mati yang menumpuk tersebut.  Maka perlu dilakukan eksfoliasi pada kulit 2-4 kali seminggu agar kulit bisa melakukan regenerasi dengan baik dan skincare yang kita aplikasikan ke kulit bekerja dengan lebih efektif.

Setelah mengetahui cara memakai, waktu yang efektif untuk memakai, dan cara menyimpan dengan baik, sampai sekarang memakai AHA/BHA product cocok untuk kulitku, tidak membuat kulit iritasi, malah bikin kulit aku menjadi lebih bersih dan menciptakan kondisi kulit yang bagus setiap kali rajin exfoliating! Sadly, ada teman aku yang walaupun sudah mengurangi intensitas pemakaian dan volume, saat memakai AHA/BHA products, kulit dia nggak membaik. But you know what? I am so glad to announce you, guys karena sebetulnya ada generasi ke-5 dari salicylic acid yang bisa digunakan untuk exfoliating. It's succinic acid!

Succinic acid adalah asam organik yang berasal dari amber, batu permata alami. Pada skincare, kandungan ini merupakan next-AHA yang diformulasikan untuk kulit sensitif dan rawan berjerawat namun bahan ini memiliki tingkat iritasi yang lebih rendah daripada AHA/BHA. Skincare yang mengenalkan aku dengan succinic acid adalah Succinic Acid Exfoliating Toner dari CHIYOU, a K-Beauty Brand.

KLAIM, MANFAAT, KANDUNGAN UTAMA
Succinic Acid Exfoliating Toner memiliki 5 bahan utama yang diketahui sebagai key secret of glass skin para wanita Korea. Well, walaupun tidak 100% berperan dalam hal mengupayakan kulit sehat atau glass skin, tapi peranan skincare salah satu hal yang paling penting dalam perawatan wajah dan 5 kandungan ini adalah kandungan terbaik dalam K-skincare. Apa aja sih?
1. Succinic acid. Penjelasannya udah aku jelasin di atas.
2. Betaine salycilate. Berperan membersihkan dengan lembut komedo hitam dan komedo putih di dalam pori-pori.
3. Panthenol. Membantu menguatkan kulit dan perlindungan melawan kehilangan hidrasi.
4. Xylithylglucoside. Sangat bermanfaat untuk kulit dehidrasi dan kering.
5. Anti-sebum P. Perawatan pori sempurna dengan 4 bahan botani kompleks yang dipatenkan.

Pemakaian exfoliating toner secara benar dan rutin dapat memberikan efek eksfoliasi yang baik, yaitu:
1. Pengelupasan yang ringan tanpa iritasi, membersihkan sel kulit mati dengan sekali pakai.
2. Mengintrol kuat sebum dengan mengencangkan pori-pori, mengurangi sebum dengan instan hanya dalam 1x pemakaian.
3. Melembabkan dan menenangkan, hidrasi instan hanya dengan sekali pakai.

DESKRIPSI KEMASAN
Semua produk CHIYOU yang aku punya (gambar di bawah), dikemas dalam kemasan box berwarna putih, termasuk si exfoliating toner. Kemasan utamanya berukuran 100ml dengan bentuk kemasan yang mewah banget, berbahan kaca doff dan bening, bertutup hitam. Warna dan tekstur produknya sangat tampak jelas dari luar.


CARA KERJA SKINCARE
Kandungan succinic acid mengikis lapisan sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit, dilanjutkan panthenol yang membantu melembabkan dan mempersiapkam kulit sehingga bisa bekerja lebih efektif dan lebih baik dalam menyerap skinccare yang selanjutnya akan diaplikasikan.

CARA PEMAKAIAN
Ambil kapas, tuangkan produk ke kapas, usap perlahan ke kulit wajah dengan mengikuti arah sesuai dengan metode pengaplikasian skincare agar kulit menjadi lebih remaja.
KARAKTERISTIK PRODUK
Exfoliating toner ini memiliki bentuk liquid / cair dengan tekstur cair. Berwarna bening aka tidak berwarna. Memiliki aroma yang cukup strong. Jika bersentuhan dengan tangan terasa dingin dan mudah menguap, sepertinya terdapat kandungan alkohol, but cmiiw, nggak bisa baca ingredientsnya karena tertulis dalam hangeul.
IMPRESSION
Jujurly sebelum ke tahap yang serius, aku akan menceritakan ke-oon-an diri aku. Sebelumnya aku mengaplikasikan toner ini secara langsung dengan tangan, di tap-tap ke muka, seperti yang aku lakukan dengan skincare-skincare exfoliating product lainnya. Karena biasanya tuh nggak apa-apa walau langsung. Tapi pas aku apply ke muka, kaget banget karena dia dingin banget, aromanya strong, dan karena sangat watery-based jadi biasanya dia tidak terlalu menyebar dengan baik ke seluruh wajah walau sudah dibaurkan, tapi condong lebih banyak tertransfer ke area yang di templokin pertama aja. TBL TBL TBL, nggak berapa lama muka aku jadi nggak oke buat disentuh.

Lalu aku mencoba untuk pakai kapas, ternyata pas buka-buka lagi info produk di internet, ternyata memang disarankan pakai kapas haha. Jadi aku pakai kapas sejak itu dan berlangsung hingga sekarang setiap kali mengaplikasikan exfo-toner ini. Aku pikir dengan aromanya yang cukup strong akan memberikan dampak ketidakcocokan di muka aku, takut iritasi, takut ingredientsnya terlalu kuat, tapi ternyata nggak juga loh. Pengaplikasian dengan kapas justru membuat aku lebih nyaman boundingnya dengan exfo-toner ini. Sempat muncul jerawat ternyata karena aku over-exfoliasi, ada momen dimana aku almost everyday pakai, ya jelas aja coooy. Nah waktu aku coba pakai cuma 2-3 kali dalam seminggu justru aku dapet hasil yang sesuai seperti klaim. Kulit aku jadi lebih cerah, nggak kusam, tentu ini karena kerja keras succinic acid yang membuang death skin cell ku. Terasa lembab dan kenyal, kelembabannya ini mungkin karena si panthenol ya, as the claim mentioned. Cuma untuk kekenyalan dan keglowingan yang aku dapet, harusnya karena perpaduan skincare lain dari CHIYOU yang aku pakai. Ada 4 produk anyway, selain exfo-toner ada serum, gel-cream, dan cream. Here they are!


IS IT WORTH IT?
As the claims mentioned, ini inovasi baru buat kamu yang gak bisa pakai AHA/BHA. Worth to try asal dipakainya juga bener ya, jangan sering2, selang selinglah. Kalau tiap hari bakal over-exfo kayak yang aku alami.

PRICE
Harga normal: IDR 450.000
Harga khusus (buat kamu): IDR 360.000  

WHERE TO BUY
The one and only my trust is here, tempatnya beli produk K-Beauty terpercaya, terlengkap, terprofesional (klik disini).

Kayaknya segitu dulu ya review kali ini, see you next time! Oh ya, mau nggak aku bahas produk CHIYOU yang lain? Kasih tau aku kalau mau ya. Thanks!

Sunday, July 3, 2022

Mengintip Lyra Swim Wear, Brand Pakaian Renang Muslimah Terbaik Internasional

5:15 AM 0 Comments
Jaman sekolah dulu kalau mau renang rasanya ribet banget. Rata-rata area kolam renang memberlakukan wajib memakai pakaian renang sementara sebagai muslimah untuk mencari pakaian renang yang menutup aurat sangatlah tidak mudah. Masih teringat jelas, dulu aku suka pakai kaos panjang, celana panjang, dan bergo. Itu rasanya berat banget di dalam air karena bahannya banyak menyerap air kan? Makin kesini karena dunia makin maju yah, pilihan pakaian renang yang muslimah friendly udah makin banyak. Salah satu pakaian renang untuk muslimah yang nyaman dipakai datang dari swim wear yang kualitasnya terbaik mulai dari bahan sampai modelnya. 

Lyra Swim Wear adalah modest swimwear brand yang aku tahu memiliki banyak sekali koleksi swim wear yang muslimah friendly. Kalau kamu visit ke websitenya lyraswimwear.com kamu akan menemukan banyak sekali koleksi pada tiap-tiap kategorinya. Ada swimsuit dengan berbagai koleksi, yang paling aku suka kolekso ALAYNA. Ada beberapa warna, yaitu: navy, black, mink, dan gold dengan pilihan ukuran dari XS hingga XXXL which means untuk plus size seperti aku sangat bisa memakainya. Aku personal suka navy jadi diantara keempat warna itu aku jatuh cinta dengan warna navy.

Nggak hanya itu, Lyra Swim Wear juga memiliki koleksi untuk kepentingan renang lainnya seperti swim accessories, ada: swim hijabs/caps, turban, sarings, bottoms (swim leggungs, swim trousers, beach trousers), aksesoris seperti wet bags, swim bra, swim skirt, swim top. Pilihan warnanya sangat bervariasi dan dengan lengkapnya koleksi swim wear ini bener-bener memberikan kenyamanan buat muslimah, jadi tetap bisa berenang dengan nyaman menggunakan pakaian yang menutup aurat tapi tetep bikin nyaman. Kalau ngelihat koleksi swim hijabnya sih aku juga bakal pilih navy buat mix and match sama swimsuitnya!
I can't stop scrolling tiap buka websitenya Lyra, sampai akhirnya aku tahu selain swim necessaries, mereka juga punya koleksi kaftan dan maxi dreas yang cantik bangeett!!! 
Jujurly sebagai mommy beranak satu yang masih struggle dengan kehidupan finansial, harganya masih jauh dari jangkauan aku sih, hehe. Tapi tidak lupa disetiap doa aku selipkan juga doa supaya someday aku pengen banget bisa beli apa aja yang aku butuhkan tanpa lihat harga, lol! πŸ˜† Sementara, disholawatin dulu mom. 😚😘

So, gimana menurut kamu? Suka juga kan dengan koleksi Lyra Swim Wear? Visit aja dulu ke us.lyraswimwear.com, kepincut kemudian heheh.

Sunday, May 15, 2022

BRUTALLY HONEST REVIEW: 14 HARI BERSAMA SKINCARE AVOSKIN (BUNDLE PARK HYUNG SIK PICK EXFOLIATING KIT)

10:47 AM 9 Comments

Another month another skincare. Awal bulan Mei beberapa skincare aku habis, jadi aku memutuskan untuk coba Bundle Park Hyung Sik Pick dan dua skincare lain dari Avoskin. Setelah lebih kurang 14 hari memakai skincare am dan pm, seperti biasa pada kesempatan kali ini aku akan menceritakan my skin journey ke kamu. Kolaborasi Avoskin X PHS terdiri dari beberapa bundle dengan nama Park Hyung Sik Pick, ada: brightening kit, acne skin barrier kit, anti aging kit, exfoliating kit for dry skin, dan exfoliating kit for oily skin (yang aku coba). Berikut ini adalah list produk yang aku ulas di blog post kali ini.

• Avoskin Natural Sublime Facial Cleanser

• Avoskin Your Skin Bae Ultimate Hyaluron

• Avoskin Bundle Park Hyung Sik Pick (Avoskin Your Skin Bae Glow Concentrate Treatment dan Avoskin Your Skin Bae Salicylic Acid 2% + Zinc)


Disclaimer! Opini aku ialah berdasarkan pengalaman pemakaian di kulitku dengan jenis kulit normal to oily yang belakangan mengalami dehidrasi. Apa yang cocok di aku belum tentu cocok di kamu, begitupula sebaliknya. Namun dari tulisan ini semoga memberi tambahan referensi untuk kamu yang sedang mencari skincare atau sedang akan membeli produk Avoskin tapi masih butuh beberapa pertimbangan. FYI, brand Avoskin mengusung Konsep Green & Clean Beauty, yaitu berkomitmen menyediakan varian produk yang sustainable-environmentally friendly packaging. Produk-produknya telah tersertifikasi oleh BPOM, tersertifikasi oleh PETA.org, cruelty free, not tested on animal, vegan, free of fragrance, colorants, dan allergic sensitizers. Period After Opening (PAO) dari keempat produknya sama, yaitu 12 bulan. Keep scrolling!


1. AVOSKIN NATURAL SUBLIME FACIAL CLEANSER

Deskripsi Produk. Avoskin Natural Sublime Facial Cleanser ini adalah pembersih wajah untuk semua jenis kulit yang memiliki klaim sebagai gentle facial cleanser dengan minimal ingredients. Hero ingredientsnya, yaitu: hyaluronic acid, marula oil kale extract, cactus extract, niacinamide, dan pentavitin. Beberapa manfaatnya adalah untuk: 1) membersihkan kotoran, debu, minyak, dan menghilangkan makeup; 2) melembabkan wajah; dan 3) mencerahkan kulit. Cleanser ini alcohol free, SLS free, paraben free, fragrance free, dan silicon free.

Deskripsi Kemasan. Produk dikemas dalam kemasan tube dilengkapi dengan alumunium foil sebagai segel dalam. Dilindungi dengan kemasan box (bersegel) berwarna hijau dan putih (kemasan utama produk: hijau). Memiliki volume 100ml atau 3,33 Oz.

Ingredients. Aqua, glycerin, cocamidopropyl betaine, lauramidopropyl hydroxysultaine, hydroxypropyl menthylcellulose, sodium cocoyl glycinate, disodium cocoyl glutamate, niacinamide, sodium chloride, polysorbate 20, coconut acid, sodium cocoate, citric acid, xanthan gum, pentylene glycol, butylene glycol, saccharide isomerate, sodium benzoate, Aloe barbadensis leaf extract, hydrolyzed vegetable protein, disodium EDTA, sodium bisulfite, Cereus grandiflorus flower extract, potassium sorbate, sodium hyaluronate, Sclerocarya birreaseedoil, leuconostoc/radish root ferment filtrate, Rosa damascena flower water, sodium citrate.

Cara Pemakaian. Tuangkan secukupnya hingga berbusa di kedua telapak tangan. Gunakan dan pijat di seluruh wajah. Hindari kontak dengan mata, bilas dengan air bersih.

Karakteristik. Berbentuk liquid, bertekstur gel, berwarna hijau bening, dan aroma yang light, tidak ada aroma wangi sesuai klaimnya fragrance free, sehingga yang tercium hanya aroma dari ingredientsnya.

Impression. Dibandingkan berbusa menurut aku teksturnya cenderung ke milky karena sangat sedikit muncul buih ketika aku usapkan pada kedua tangan. Ini membuktikan bahwa cleanser ini memang nggak ada SLSnya (kulitku sensitif sama SLS btw). Ketika diusapkan ke kulit wajah, terasa mampu membersihkan kulit dengan gentle. Tidak adanya fragrance membuat aku betah lama-lama memijat kulit wajah sembari membersihkan dengan perlahan (berasa self-lovenya hohoho). Tidak ada sensasi licin tapi juga tidak membuat kulit jadi kesat atau terasaketarik ketika dibilas, wajah jadi terasa bersih dari kotoran dan minyak tapi kelembaban wajah aku tetap terjaga. Aku punya kebiasaan ambil produk cleanser dalam jumlah besar, lebih besar dari biji jagung biasanya, tapi tiap pake cleanser ini aku ngerasa ukuran segitu tuh kebanyakan. Jadi di hari ketiga pemakaian aku mulai kurangin jumlahnya karena udah mulai terbiasa. Sampai sekarang masih nggak nyangka sebenernya, padahal ambilnya dikit, padahal nggak ngebentuk buih, tapi bisa bener-bener ngebersihin muka aku sesuai dengan deskripsi produk yang aku tulis di atas. Setiap selesai cuci muka, selain lembab tadi, wajah aku tentu jadi bersih dan cerah. Tapi walau sebenernya bersihin muka pake ini kulit kerasa lembab dan cerah, aku pribadi masih pakai rangkaian skincare lain.

Rating. 9,5/10

Price. IDR 119.000 (via Avoskin Official Shop di Shopee)

FYI untuk kemasan cleanser ini Avoskin menggunakan eco-friendly plastic dengan bahan-bahan yang sustainable berasal dari tebu. Avoskin menggunakan tebu yang merupakan limbah dari industri gula untuk dijadikan bahan dasar pada tube produk cleanser ini. Kamu akan notice jika melihat fotonya apalagi menyentuhkan secara langsung, I swear terasa berbeda dengan kemasan tube pada umumnya.


2. AVOSKIN YOUR SKIN BAE ULTIMATE HYALURON

Deskripsi Produk. Toner yang memiliki hero ingredients: marine collagen 5%, hyacross 2%, dan galactomyces dengan klaim produk, yaitu: bye dry skin, advanced moisturizer, unique, lovable. Beberapa manfaat yang dimilikinya adalah: 1) mampu meningkatkan hidrasi kulit; 2) mengurangi bekas jerawat; 3) mengurangi inflamasi; 4) mengurangi garis halusdan meningkatkan kekencangan kulit; 5) membuat kulit lebih sehat dan kenyal; 6) meningkatkan fungsi lapisan kulit terluar; dan 7) membantu meningkatkan tekstur kulit.

Deskripsi Kemasan. Toner dikemas dalam botol transparan berwarna mint dengan volume 100ml, dilengkapi dengan kemasan box berwarna mint (tersegel).

Ingredients. Water, propylene glycol, hydrolyzed collagen extract, glycerin, phenoxyenthanol, galactomyces ferment extract, chlorphenesin, disodium EDTA, xanthan gum, 1,2-hexanediol, pentylene glycol, sodium hyaluronate crosspolymer, citric acid.

Cara Pemakaian. Tuangkan ke kapas dan usap secara perlahan ke seluruh area wajah dan leher (pagi dan malam). Tidak perlu dibilas. Ikuti penggunaan serum favoritmu dan jangan lupa gunakan Avoskin The Great Shield untuk perlindungan ekstra di pagi hari.

Karakteristik. Berbentuk liquid (cair) dengan tekstur seperti air, berwarna bening dan tidak beraroma (tapi kalau kamu cium sampai deket banget nempel ke hidung akan kecium aroma natural ingredientsnya).

Impression. Pertama kali yang pengen aku bilang adalah aku suka karena Avoskin seserius itu dalam hal pemilihan kemasan. Walaupun kemasannya botol tanpa spray, teksturnya yang cairseperti air itu kalau diambil langsung ke tangan dan diaplikasikan ke wajah, nggak tumpah-tumpah seperti kebanyakan toner pada umumnya. Aku sih merasa walau cair tapi toner ini masih punya level viskositas (kekentalan) pada level tertentu. Ini yang menurut aku jadi poin plus, nggak mubadzir. Memang di cara pemakaian disarankan menggunakan kapas, tapi aku sendiri lebih nyaman diaplikasikan langsung tanpa kapas untuk hydrating toner seperti ini. Lalu kamu lihat dibagian mulut botol, lubangnya itu seperti disetting agar produknya nggak terlalu gampang tumpah, butuh digerak-gerakkan agar tiap tetesan toner bisa keluar (gile sih, jadi kita bener-bener bisa ambil secukupnya). Selama mengaplikasikan ke kulit, karena teksturnya cair jadi cepat meresap, terasa licin tapi hanya sangat sedikit, nggak greasy (berminyak) sama sekali. Beberapa menit setelah diapply, kulit terasa lembab dan terhidrasi dengan baik. Btw, dilihat dari klaim produk ada info bye dry skin, biasanya produk yang direkomendasikan untuk dry skin akan memberikan ekstra kelembaban, tapi selama dipakai di kulit normal to oilyku, aku nggak ngerasa kulit lebih cepat berminyak tuh, biasa aja. Sementara ini aku buat simpulan kalau kemungkinan kulit aku lagi di fase dehidrasi pas pakai toner ini.

Rating. 9,5/10 (kesempurnaan hanya milik Allah SWT. hehe.)

Price. IDR 149.000 (di Avoskin Official Shop)


3. AVOSKIN BUNDLE PARK HYUNG SIK PICK (EXFOLIATING KIT FOR OILY SKIN)

Bundling Avoskin X PHS untuk exfoliating kit ini terdiri dari 2 produk, yaitu: Your Skin Bae Glow Concentrate Treatment dan Your Skin Bae Serum Salicylic Acid 2% + Zinc.

- AVOSKIN YOUR SKIN BAE GLOW CONCENTRATE TREATMENT

Deskripsi Produk. Avoskin Your Skin Bae Glow Concentrate Treatment adalah skincare silky watery cream yang mengandung hero ingredients: 2% aqua ceramide, multi probiome, glycerine, sodium hyaluronate, dan hyaluronic acid. Beberapa manfaatnya adalah: 1) membantu memperkuat skin barrier, 2) menghidrasi kulit secara optimal, dan 3) menjaga kelembaban kulit dan tampak sehat.

Deskripsi Kemasan. Produk dikemas dalam jar mini dengan volume 15ml, dilengkapi kemasan box bersegel berwarna biru cenderung mint. Terdapat spatula mini dan penutup dalam lagi pada bagian dalam kemasan. 

Ingredients. (karena terlalu banyak, aku lampirkan foto ingredients dikemasan boxnya aja ya).

Cara Pemakaian. Pagi hari, oleskan ke wajah dan leher setelah menggunakan serum/essence favorit kamu. Malam hari, oleskan ke wajah dan leher sebelum tidur. Pijat kulit perlahan.

Karakteristik. Berbentuk cream dengan tekstur yang silky watery. Berwarna putih (seperti tajin aka air beras masak) dan tidak beraroma.

Impression. Berbeda dengan toner, sorry to say untuk kemasannya kali ini aku tidak cocok. Cream ini diaplikasikan di step terakhir skincare, sementara we knew each other tangan pasti udah licin kena produk sebelumnya. Ukuran cream ini kecil (mini), begitupula dengan spatulanya. Aku kesulitan untuk membuka tutup bagian dalam, lengkap sudah dengan spatulanya yang terlalu kecil, susah diambil. End-up aku ambil pakai tangan langsung produknya dan itu jelas produknya akan terkontaminasi oleh mikroorganisme yang mungkin lagi ada di tangan aku. Tapi masih dimaklumi karena mini size, jadi produknya cepat habis juga sih. Walaupun demikian kalau diberi kesempatan untuk memberi masukan, mungkin kemasan jenis pump jauh akan lebih cocok untuk tekstur produk yang seperti ini. Sementara pendapat aku tentang produknya, sebagai pemilik normal to oily skin tentu aku teramat sangat suka dengan produk ini karena berhasil melembabkan kulit aku tanpa memberikan efek berminyak walau sudah dipakai semalaman atau seharian. Karena teksturnya yang silky watery cream itu tadi loh. Dia mudah sekali meresap ke kulit dan ringan. Cara pakai skincare itu kan balik ke preferensi masing-masing yah, selain selalu pakai di final skincare step, aku juga pakai teknik langsung timpa tanpa tunggu skincare yang sebelumnya meresap (untuk jenis skincare yang watery based aja ya). So far kulit aku menunjukkan progress baik, skin barrier aku jadi lebih kuat, dan nggak pernah ada keluhan selama pakai produknya Avoskin satu ini bersama dengan ketiga produk lainnya.

Rating. 7/10 (perkara kemasan)

Price. IDR 95.000 (beli Bundling PHS Pick jadi cuma IDR 234.000)

- AVOSKIN YOUR SKIN BAE SALICYLIC ACID 2% + ZINC

Deskripsi Produk. Serum ini memiliki hero ingredients, yaitu: salicylic acid 2% dan zinc yang bermanfaat untuk: 1) membantu mengurangi komedo hitam dan komedo putih, 2) membantu melawan jerawat, 3) mengurangi kadar minyak berlebih, dan 4) mengangkat sel kulit mati.


Deskripsi Kemasan. Serum dikemas dalam kemasan botol pipet bening bervolume 30ml dan berwarna soft pink, dilengkapi kemasan box bersegel yang juga berwarna soft pink.

Ingredients. Water, glycerin, butylene glycol, salicylic acid, hydroxyethyl cellulose, biosaccharide gum-1, polysorbate-20, zinc PCA, sodium benzoate, dissodium EDTA, Melaleuca alternifolia (tea tree) leaf extract, tocopheryl acetate, sodium bisulfite, propylene glycol.

Cara Pemakaian. Oleskan beberapa tetes ke wajah di pagi dan malam hari. Pijat kulit secara perlahan.

Karakteristik. Bentuknya gel liquid dengan tekstur yang ringan. berwarna bening dengan partikel-partikel yang memberi kesan keruh. Terdapat aroma kurang menyenangkan (berasal dari active ingredients).

Impression. Meski aromanya kurang menyenangkan namun menurut aku masih dalam batas wajar. Ketika diaplikasikan ke kulit, terasa sensasi licin namun ringan, nggak butuh waktu lama produknya sudah terserap dengan baik ke kulit. Masih sama dengan produk sebelumnya, nggak greasy ketika diaplikasikan ke kulitku, nggak lengket juga. Btw, biasanya untuk exfoliating skincare pemakaiannya disarankan 2-3 kali dalam seminggu, untuk menghindari over exfoliating. Tapi selama aku pakai produk ini untuk pagi dan malam hampir setiap hari, kulit aku nggak apa-apa, malah nunjukkin hasil yang bagus. Jadi nggak mudah berjerawat dan produksi minyak di kulitku tidak banyak. Mungkin beda kali ya memang dengan formula produk salicylic acid lainnya yang biasanya ga bisa dipakai tiap hari. Exfoliating udah pasti mengangkat sel kulit mati, tapi selama pakai produk ini nggak sampai bikin kelihatan efek ngelupas atau perih sama sekali. Anw karena persentasenya 2%, produk ini masih bisa dipakai oleh ibu menyusui, based on scientific data yah. Tapi untuk ibu hamil belum boleh ya. 

Rating. 9/10

Price. IDR 139.000 (Beli Bundling PHS Pick jadi cuma IDR 234.000)

Honestly selama 14 hari ini aku memakai hanya 4 produk dari Avoskin sengaja untuk mencari tahu bagaimana skincare-skincare ini bekerja di kulit aku. Aku banyak merasakan manfaatnya mulai dari wajah yang terlihat lebih bersih dan cerah, tidak kusam, tidak muncul jerawat, membantu mempercepat penyembuhan jerawat aku yang udah ada sejak sebelum pakai, melembabkan kulit aku, juga menghidrasi dengan baik. Harusnya aku trial satu persatu dulu untuk berjaga-jaga andai nggak cocok sama produknya, aku jadi tahu produk yang mana yang bikin ga cocok. Tapi alhamdulillah aku sama sekali nggak ngerasain iritasi, gatal-gatal, atau semacamnya. Untuk whitehead dan blackhead aku ngerasa jadi nggakgampang muncul, cuma terakhir kali aku bercermin sebelum menyelesaikan tulisan ini, aku masih punya banyak blackhead yang belum hilang di bagian unjung hidung dan sebelah kanan hidung. Mungkin butuh waktu lebih lagi? Mengingat ini baru hari ke-14 dan produknya walau aku pakai 2x sehari selama 14 hari, masih banyak banget. Awet sekaliiiih.

Baiklah, aku rasa cukup untuk ulasan kali ini. Over all, I do so many respects untuk Avoskin karena sudah menciptakan produk yang selama ini aku impikan datang dari brand lokal. Rasanya seperti sedang memakai skincare korea. Kalau 4-6 tahun lalu aku masih harus order skincare dengan kualitas semacam ini secara online dari luar negeri, kena beacukai dan tunggu lama, kini nggak perlu ribet, Avoskin udah memprovide yang aku cari. Jika ingin tahu lebih detail tentang Avoskin, langsung visit ke Instagram @avoskinbeauty aja yak. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa! Follow me on Instagram @nadiahasyir.


Thursday, April 28, 2022

MY DIET JOURNEY PART 1: Lika-liku Sebelum Turun 8 kilogram dalam Dua Bulan | Nadia Hasyir

12:10 AM 0 Comments
Halo teman pembaca setia blog aku! Tampaknya ini pertama kali aku menceritakan "Diet Journey" aku dalam bentuk tulisan panjang. Sebelumnya aku membagikan cerita aku melalui reels (short video) dan story di Instagram aku @nadiahasyir. Aku menulis disini dengan tujuan mendokumentasikan hal yang berhasil aku achieve di awal tahun 2022 ini supaya dimasa depan nanti aku memiliki kenangan hari dimana aku sangat bersemangat untuk memperbaiki kehidupan aku. By the way, " Nadia Diet Journey" ini akan ada beberapa part. Pada tulisan kali ini merupakan PART I. Enjoy your reading and keep scrolling!
❌ BUKAN TESTIMONI OBAT PELANGSING ❌

Bagian 1. Sejarah Naiknya Berat Badan Aku
Beberapa teman masa kecil aku yang bertemu diriku yang sekarang, mereka suka kaget ngelihat fisik aku. Nadia kecil dikenal orang dengan fisik yang cungkring, istilah anak tongkrongan yang biasa digunakan untuk menyebut seseorang dengan fisik yang lebih kurus dari kata kurus itu sendiri. Sementara Nadia yang tahun lalu, hidup dalam badan dengan kondisi berat badan terberat seumur hidupnya.

Poinnya sih aku males dan tidak aware dengan menjaga badan aku. Tapi aku rasa aku harus menceritakan hal-hal yang berkontribusi dalam "malasnya" aku, karena self-blamming doang juga nggak baik. Bukan ingin manipulatif atau menumpahkan kesalahan kepada orang lain padahal kesalahannya ada di aku. BUKAN BEGITU. Tidak menjaga badan kita yang merupakan pemberian dan ciptaan Allah memang sudah mutlak kesalahan diri kita sendiri. Tapi juga kita perlu paham bahwa banyak faktor yang mempengaruhi dan yang terakumulasi, sehingga akhirnya memunculkan tindakan akhir kita. 

Harapannya ketika kita paham apa saja faktornya, kita bisa belajar dari sana untuk bisa memilah mana yang harus dibuang/dilepaskan/diikhlaskan, serta keputusan apa yang sebaiknya dipilih untuk masa depan. 

Semua berawal dari pertama kalinya aku mengalami menstruasi. Hari dimana untuk pertama kalinya organ reproduksi aku mulai bekerja aktif dan mempengaruhi keseluruhan hormonal dalam tubuh aku. Aku tidak tahu pasti apakah karena sensitivitas kenaikan berat badanku dipengaruhi oleh kerja hormon atau apakah karena nafsu makan aku jadi bertambah dibanding sebelum menstruasi, yang menyebabkan berat badan (BB) aku mulai naik? Yang pasti, aku mulai gendutan tidak lama setelah mengalami menstruasi pertama.

Nadia kecil lumayan tomboy. Suka main sepak bola, suka manjat pohon, suka panas-panasan & lari-larian di sawah / lapangan. Setelah menjadi ABG, perintah untuk menutup aurat, menjaga sikap dan perilaku semakin diperketat. Aku mulai belajar menjadi lebih kalem dan tidak terlalu bar-bar. Tapi masih sulit banget waktu itu dengan pergolakan batin. Dibanding memakai gamis atau rok, aku lebih suka diriku memakai kaos dan jeans yang kemudian aku lengkapi dengan jaket dan hijab untuk sehari-hari. Masih pemula dalam pendekatan diri kepada reliji.

Pada tahun-tahun itu, tinggal di daerah pada masa ABG baru, ternyata jadi sasaran empuk untuk ngabers jamet melakukan catcalling. Itu sungguh menurunkan tingkat kepercayaan diriku. Andai aku yang dulu bermental seperti diriku hari ini, mungkin perlakuan mereka akan aku libas habis dengan berdebat. Namun aku yang ABG baru itu, ternyata menjadi pemalu, takut untuk menjadi diri sendiri, dan belum punya power yang sangat besar untuk melindungi diri sendiri. Akhirnya aku yang dulu suka main sepak bola, sempat suka basket juga, suka panjat pohon dan lari pagi di kawasan sawah bareng ayah dan adikku, menjadi tidak tertarik lagi dan menarik diri dari society. Aku lebih suka di rumah sepulang sekolah, nonton TV dan makan camilan. End-up, badan aku jadi menggendut dan secara langsung atau tidak, kepribadianku juga ikut berubah, aku menjadi introver.

Bagian 2. Perjalanan Diet Aku
Bertambahnya BB aku dan seringnya dapat verbal bullying perkara fisik aku, membuat aku pengen banget diet. Sejak SMP hingga kuliah kemarin, setidaknya ada 6 kali aku melakukan program diet dengan cara yang berbeda-beda, yang betul-betul diagendakam supaya bisa konsisten. Selama diet, selalu ada progress baik, BB aku selalu turun banyak, beberapa kali juga menyentuh angka ideal. Tapi kemudian ada hari dimana BB aku selalu balik lagi atau bahkan jadi lebih berat dibanding sebelumnya. Kenapa gitu? Nanti aku cerita di satu paragraf selanjutnya setelah paragraf di bawah ini ya.

Timeline Program Diet Yang Pernah Aku Jalani (angka = usia)
14: Konsumsi Pil Pelangsing (padahal harusnya belum boleh untuk usiaku)
16: Konsumsi Teh Jati setiap malam
18: Konsumsi Nutri Shake
20: Konsumsi Makanan Rebus (Mostly)
(Di usia 14, 16, 18, 20 tersebut aku sambil olahraga dan menekan nafsu makan banget, maksa diri untuk cut sebanyak-banyaknya makanan. Pokoknya lapar tuh harus bisa musuh jadi teman).
23: Konsumsi no-carbohydrate (tanpa olahraga, memanfaatkan fase ketosis untuk membakar lemak tubuh aku)

Sekarang aku akan ceritakan kenapa BB aku balik lagi atau bahkan bisa naik lebih tinggi dari BB sebelum diet? Setelah aku pelajari, setidaknya ada beberapa hal yang menjadi faktor dan mempengaruhi semua itu terjadi. Aku belum memahami mindset diet. Mindset diet baru aku pahami setelah membaca buku I HATE DIET by Yulia Baltschun. Ketika BB aku udah ideal, aku merasa puas diri, merasa goalku sudah tercapai kemudian aku stop untuk diet lagi. Padahal kan harusnya nggak gitu ya konsepnya. Kemauan ada, tapi mindsetnya belum terbentuk pada waktu itu, mindset bahwa diet ini dilakukan untuk kesehatan dan harusnya dilakukan seumur hidup. Tapi aku berhenti di goals angka BB ideal. Jadi pas udah nggak diet, ya naik lagi BBnya.


(Belinya cuma disini ya)

Gimana tentang BB yang naik lebih tinggi dari BB awal sebelum diet? Lagi-lagi di mindset diet. Dulu aku menghindari makan-makanan yang enak. I told you aku makan makanan yang direbus most of the time. Ketika aku udah nggak diet, aku jadi craving, bahasa sederhananya, balas dendam. Aku makan apa aja yang selama diet aku nggak pernah makan, end-up yang namanya craving itu kalau nggak bisa mengontrol, nggak akan berhenti sebelum bener-bener puas pake banget. Ini kejadian terparahnya waktu aku diet no-carbo. Setelah mencapai BB yang aku mau, aku makan apa aja yang banyak karbohidratnya, sampai BB aku mencapai titik tertinggi tepatnya tahun lalu.

Menurut aku, diet itu kan tentang personal ya dan cocok-cocokan. Cocok disini bukan yang paling fit buat badan kita, tapi kebetulan mental kita di masa tertentu sedang cocok untuk menjalani jenis diet tertentu. Karena mentalku hari ini beda dengan mental aku jaman dulu, tentu mental aku yang dulu, yang pengen turun BB cepet tanpa olahraga, memilih untuk menjalani diet no-carb. Tapi kan ternyata aku gagal di maintanance. Aku nggak bisa istiqomah untuk makan menu makanan tanpa karbohidrat yang enak-enak itu, sama juga dengan aku nggak bisa makan rebus doang tiap hari.

Bagian 3. Alasan Aku Memilih Defisit Kalori untuk Diet Journey Aku di Tahun 2022
Setelah punya anak, aku merasa punya harapan baru yang sebelumnya sebenernya udah pernah ada tapi nggak sekuat hari ini. Aku ingin umur panjang dan hidup dalam tubuh yang sehat dan bugar agar bisa menyediakan kehidupan yang layak dan membersamai kehidupan anak aku sampai dia dewasa dan sampai aku tua nanti. Akhirnya aku memutuskan untuk diet yang kira-kira akan bisa aku jalani seumur hidup. Karena untuk seumur hidup, jadi dietnya harus yang nyaman, yang tidak menyakiti badan lagi, yang lebih ramah untuk mentalku. Aku mencari informasi, aku belajar lagi banyak hal tentang diet, sampai akhirnya aku pahami dulu MINDSET DIET. Setelah paham, baru aku bisa mulai dietnya.

Bisa dibilang, untuk memahami MINDSET DIET, aku membutuhkan waktu setengah tahun sendiri untuk benar-benar memahaminya. Aku sebut itu PRE-DIET (PREPARATION) dan dimulai sejak pertengahan tahun lalu. Baru di februari 2022 akhir kemarin, aku memulai dietnya secara konsisten. Aku menggunakan metode defisit kalori karena melalui cara itu aku masih tetap bisa makan menu makanan apa aja yang aku mau, nggak ada pantangan untuk nggak boleh makan makanan tertentu. Jadi pengaturannya ada di makan dengan total kalori di bawah kebutuhan kalori harian.

Aku rasa cukup dulu untuk NADIA DIET JOURNEY PART 1 ini yah. Kita lanjut ngobrol di kolom komentar. Sampai jumpa di PART 2. Makasih udah baca, see you!

Let's spread knowledge with love πŸ’–
Nadia (Instagram @nadiahasyir)

Monday, April 25, 2022

Double Layering Serum MS Glow. Untuk Apa?

1:54 PM 0 Comments
Halo teman pembaca setia blog aku! Apa kabar? Semoga sehat ya. Kamu masih sering galau pakai skincare apa buat kulit wajah? Coba ditanyain dulu kulitnya butuh apa? Enggak bisa jawab ya doi? πŸ˜‚ Kalau gitu, coba diperhartikan, kulit wajahmu lagi nggak bagus di area mana dan kenapa? Ada apa disana?

Di umur yang sudah melewati 1/4 abad ini, permasalahan kulit yang aku miliki mulai nambah. Kalau dulu sebatas jerawatan dan bekas jerawat selalu menemani di akhir cerita, kali ini kulitku mulai muncul kerutan dan hiperpigmentasi. Hiperpigmentasi ini bentuknya munculnya warna kulit yang tidak merata, juga mulai ada beberapa bintik hitam atau dark spot di bagian tertentu dari wajah aku.

Skincare jerawat udah pasti pakai yang memang kandungannya untuk ngeredain jerawat, tapi umumnya skincare untuk acne itu supaya bahan aktifnya bekerja secara efektif, produknya tuh dikhususkan untuk sembuhin jerawat doang. Sementara permasalahan lain yang kulit aku punya, juga harus didengerin dan diberi solusi.

Tentang hiperpigmentasi, skincare yang bagus untuk mengatasi permasalahan ini tuh yang mengandung niacinamide. Sejak dulu aku suka pakai skincare dengan ingredients tersebut, tapi bulan lalu aku cobain Serum dan Night Cream dari MS Glow, yang nggak cuma mengandung niacinamide, tapi juga ada hero ingredients pertamanya, yaitu WHITE CELL DNA. White Cell DNA ini mantap banget karena berperan sebagai Hydroquinone Replacement. Kemarin aku udah bahas sih di tulisan sebelumnya, kamu baca disana ya biar aku ngga panjang-panjang jelasinnya disini. Intinya itu ingredients yang terjamin aman untuk mengatasi hiperpigmentasi, udah BPOM dan melalui dermatologically tested kok produknya.

Back to my skin, tentang permasalahan kulit yang aku alami sekarang, apakah nggak bisa dikelarin atau diurusin semua sekalian nih? Jawabannya adalah BISA! To be honest aku sangat bersyukur dengan perkembangan ilmu di tahun ini. Yang aku ingat, 10 tahun yang lalu untuk ngurusin kulit, aku disuruh milih mau ngeredain jerawat apa mau glowing? Inget gak sih kalian skincare jaman dulu yang kalau beli 1 paket isi 4pcs produk, labelnya Acne Series, Glowing Series, dll. Tanpa edukasi yang super clear, tiap beli skincare seakan kita cuma bisa milih salah satu, mau ngetreat muka kek gimana dulu? Walau sekarang masih ada produk sejenis ini yang dijual, tapi edukasi tentang skincare tuh udah lebih luas. Ternyata kita nggak perlu milih. Kalau bisa nyelesaiin permasalahan kulit bareng-bareng, kenapa harus memilih? Gitu kan, hehe.

Caranya gimana? Pakai teknik layering.

Tapi nggak sembarang skincare bisa dilayer yah. Ada beberapa ingredients yang nggak bisa ditemukan dengan jenis ingredients lain dalam satu waktu. Biasanya boleh dipakai untuk pagi aja atau malam aja, tapi kalau dipakai sekalian nggak boleh. Emang apa aja? Kapan-kapan kita bahas kalau aku nggak lupa. Tapi contoh umum yang nggak boleh ketemu itu retinol sama AHA. Penjelasannya? Dah ah, kapan-kapan!

Fokus!
Teknik layering sendiri digunakan saat kita memakai skincare dengan tujuan mendapatkan hasil kulit sehat sesuai dengan kemauan kita. Karena kemarin aku abis pakai MS Glow White Cell DNA Serum, jadi aku bahas aku layering pakai ini aja ya yang masih fresh di kepala aku.

Kan kulit aku sebelumnya punya beberapa jerawat period dan bekas jerawat yang menghitam, warna kulitnya enggak rata juga. Jadi aku putusin buat layering serum pakai acne product. Yap! Aku pakai acne serum dan white cell DNA serum menggunakan teknik Double Layering Serum. Kemudian untuk skincare sebelumnya pakai hydrating toner dan setelahnya pakai night cream. 

Lebih kurang seminggu aku pakai teknik ini, jerawat aku bekasnya memudar, nggak jadi hitam gitu. Happy banget! Trus kalau dilihat-lihat, warna kulitku jadi lebih rata dan jerawatku yang lain juga jadi sembuh. Sebenernya aku tahu teknik ini sejak lama, cuma kemarin aku menemukan postingan video pembicaranya Azmi Farra Dhia, A.Md.Kes, analyst R&D MS Glow. Beliau memberikan edukasi terkait layering serum, pakai serum dari MS Glow White Cell DNA Serum bersama MS Glow Acne Serum akan meredakan dan menyembuhkan jerawat. Kalau mau lihat video lengkapnya tentang serum-serum lain disini ya (klik disini).

Itu tadi tentang hasil di muka setelama memakai teknik double layering serum. Sekarang aku jelasin tentang yang aku rasakan waktu pakai serumnya. Mungkin kamu bertanya-tanya, apakah melayer serum itu nggak bikin kulit terasa berat? No, enggak sama sekali karena kedua serum ini memang punya tekstur yang kental tapi kategori ringan. Waktu diapply halus dan lembut. Setelah beberapa waktu pun menyerap sempurna ke kulit, ngga ada alkoholnya. Ngga cekit-cekit? Untungnya aku ngga ngerasain itu. Jadi kayaknya memang ingredients kedua serum ini kalau dipakai layering emang masih aman-aman aja.

Apakah teknik layering ini bekerja dengan baik di aku? It looks like yes, aku ngerasa skincarenya bekerja lebih efektif, jadi booster, lebih cepat gitu loh hasilnya di kulit daripada dipake sendirian. Kalau kamu pengen coba teknik ini, silahkan. Kalau mau beli serum MS Glow bisa di distributor atau reseller resmi. Info lengkap bisa kunjungi msglowid.com atau Instagram @msglowbeauty.l

Anyway, sekian dulu cuap-cuapnya. See you next time!