Follow Us @nadiahasyir


Saturday, October 14, 2017

KISAH SEDIH BERSAMA ANASTASIA BEVERLY HILLS (BAHASA)

Hai beauties!
Welcome back to this beauty blog.

It will be different from the previous posts di blog ini, kali ini aku lagi pengen curhat (wk), sekaligus di akhir postingan ini aku ada DIY Dipbrow Pomade. Kalau gamau baca curhatan aku, bisa langsung scroll down ke bawah buat cek DIY aku, okay?

If you are a ABH lovers, kamu pecinta produk salah satu brand high end Anastasia Beverly Hills a.k.a ABH, kamu pasti follow Instagram dia @anastasiabeverlyhills. And if you wondering what the actually have just happened, jadi di bulan September kemarin si ABH lagi anniversary yang ke-20,
dan menariknya di anniversary tahun ini dia ngadain giveaway yang hadiahnya itu super duper more than excited word, mau mati deh rasanya. Apa itu? Satu Brow Book yang isinya adalah set produk untuk alis (brow), mulai dari pensil alis, mascara alis, concealer, sampai dipbrow pomade seanyak 72 pcs produk dan if you want to know semua barang itu seharga $1000 alias kalau di rupiah in sekitaran Rp 13.000.000,00. WOW nggak? Biar makin WOW aku kasih lihat nih fotonya kayak gimana.


Nah gimana? Udah mo mati belom? (Wk). Awalnya aku iseng aja sih ikutan nge-post (regram foto di atas) karena beberapa temanku sesama beauty vlogger banyak yang ikut giveaway, sebelumnya aku hampir ga pernah ikutan giveaway yang kudu re-post gitu, tapi karena ini ABH, ABH meeen, diriku berasumsi bahwa gaada salahnya lah ikutan, ya meskipun udah yakin banget gak bakalan menang dan dapet itu hadiah. Oh ya fyi juga, kenapa aku sampe mau ikutan karena giveawaynya ada berapa ratus hadiah gitu, jadi selama seminggu ABH nyari pemenangnya dan di tiap harinya ada 10 pemenang yang dipilih. That's why aku masih merasa ada harapan untuk bisa masuk (nama aku) diantara mereka yang menang..

Hari pertama, kedua, ketiga, aku upload (regram foto di atas), dan dini hari masuk di hari keempat, tiba-tibaaaaa..
 Hayoloh, sekitar jam 2 dini hari nama pemenang untuk hari Sabtu di-post sama dia di Instagram Story dia. Tapi berhubung aku bangun sekitar setengah 4 subuh, aku baru buka jam segitu. Bangun tidur, ke kamar mandi buat wudhlu dan pipis (ahelah disebut disini NGAPAIN? JOROK!!!! Apa esensinyaaaaaa (wk). Masih setengah ngantuk aku buka hp ada notifikasi DM dari @anastasiabeverlyhills @awalnya aku bingung, lama-lama mata langsung terbelalak..
Di pagi hari itu, mulai banyak yang nge-DM aku setelah tahu aku jadi salah satu pemenang giveaway, entah mereka tahu dari ig ABH atau dari ig aku pribadi. Tanpa banyak cang cing cong, aku mulai bales DM-nya ABH, aku diminta kirimin alamat lengkap dan ngobrol beberapa hal, sampai pada saat aku dapat info brow booknya aku udah dikirim dan aku dapet nomor resi, Alhamdulillah..

Selama menunggu paketnya untuk sampai ke tangan, aku sambil baca-baca tentang Indonesia yang lagi Red-Line terkait pengiriman barang dari luar negeri. Selain kepo sendiri dan banyak temen-temen yang nanyain, akhirnya aku search and research, ternyata begonya aku kurang akan ilmu pengetahuan hukum dan sistem di Indonesia :(

Bla bla bla, sampai di satu minggu, yang aku khawatirkan ternyata bener, aku yang harcem (harap-harap cemas) finally dikabarin DHL (ekspedisi yang ngirimin paket aku), aku di telfon buat dimintain alamat email, dia mau kirim email gitu. Awalnya aku masih berharap produk giveaway yang aku dapet bisa lolos beacukai a.k.a aku berharap email yang dikirim ke aku adalah tagihan bayar beacukai. Iya, produk senilai $1000 udah jelas kena beacukai. Selang beberapa jam setelah telfon itu, muncullah notifikasi di HP aku, email dari DHL. You know? Isinya kira-kira seperti ini,

1. Brow book aku ketahan beacukai dengan alasan tidak memiliki izin BPOM. Iya, meski produk luar punya BPOM sendiri, tapi yang di akui di Indonesia ya yang dapet izin dari BPOM Indo.
2. Karena nggak ada BPOM nya, dikasih saran sama dia buat ngurus surat izin POM (ya kali gue baik banget ngurusin surat ijin edar, HELAAWWWHHH)
3. Kalau memang udah ngurus izin edar dan ternyata nggak lolos BPOM, maka barang juga nggak bisa di loloskan oleh pihak Beacukai. (Sedih nggak? Ini sih namanya nggak ada harapan) :)
4. Pilihan yang bisa dipilih ada dua, yaitu: a) RTO (Return to Origin), dikembalikan ke negara asal atau b) Stop processing, which is transaksi di anggap udah selesai dan aku nggak dapet barangku.
Setelah bergelut dengan hati dan perasaan yang berkecamuk antara mengikhlaskan atau memperjuangkan, akhirnya aku memilih untuk mengikhlaskan.. Sedih kan? :(
Ada beberapa alasan yang bikin aku akhirnya mengikhlaskan yang nggak bisa aku jelaskan disini :')
Aku akan ceritain satu deh ya, hehe.
Terntang RTO (dikembalikan ke tempat asal, aku harus ngurus sendiri ke kantornya di Sidoarjo, which is itu selain beda kota dan aku nggak tahu jalan menuju kesana, aku juga nggak ada waktu buat ke kantor-kantor gitu, karena aku kuliah dan kesibukan lainnya. Kalaupun bisa, itu juga pas hari libur, dan mereka juga libur nggak sih kalau kantor gitu? Oke, aku emang ga suka kalo berhubungan sama urusan kantor karena susah cari waktu hiks (kayak ngurus SIM, KTP, sediiiiihhhh kudu bolos lah, kudu cari waktulah.. Gitu deh pokonya.. Dan ini juga nih, yang paling aku stabilo in, buat ngebalikin ke negara asal aku kudu bayar sendiri pengirimannya, bayar apa entah aku lupa itu minimal 1jt (masih perkiraan), masih ada dan lain-lainnya. Intinya aku sedih wk.

Tapi kemudian aku mencoba untuk ngasih info ke ABH kalau paketannya ketahan beacukai, karena dia juga bilang kalau ada apa-apa atau masalah apa-apa, aku diminta hubungi dia lagi. Dan, baiknyaa... Dia tanyain aku ada alamat lain nggak yang aku punya, untuk dia kirimin aku lagi hadiahnya. Aku excited tapi udah nggak berharap sebanyak pas aku dikirimin pertama kali. Aku juga sungkan sebenernya sama ABH, :')

Finally aku kirimin alamat temenku yang kuliah di Queensland, Australia (Tutu), if you know dia beauty vlogger juga (sebelumnya aku udah ngobrol sama dia tentang ini panjang kali lebar). Entah jadi dikirim sama ABH atau enggak, I don't even know, karena sumpiiil aku sungkan wk. Jadi intinya aku udah ikhlas Insya Allah.
Usut punya usut, aku masih contact dengan ABH, they said that they are still waiting DHL for sending back the package. Jadi harusnya sama kayak ekspedisi di Indo, kalau barangnya ga sampe ke tangan, ya otomatis dibalikin ke pengirim kan yah? Tapi ini enggak, entah apa kebijakan beacukai atau kebijakan DHL. I don't know. Aku disini nggak menyalahkan siapapun, hanya ada pertanyaan di pikiranku aja yang nggak minat juga untuk aku tanyakan. In java it calls "Nggumun". But yaa, here I told to you about my happy and disappointed experience.

Katanya ikhlas? Kok masih aja dibahas di blog?
Aku sengaja mau cerita disini, selain untuk sharing ke kamu yang baca tulisan aku ini juga sebagai bentuk kenangan aku, kalau pernah sempat punya cerita kayak gini di perjalanan hidup aku, hehe. :)

Oke! Jadi gitu dia tadi curhatnya udah, sekarang aku akan kasih tunjuk DIY Dipbrow Pomade yah. Eh tapi, sebelum mulai mau intro dulu lagi, wk.
Sebenernya setelah tahu aku dapet giveaway ABH, aku udah mulai mikir mau buat video DIY sekaligus nge-compare hasil DIY aku, kayak semacam buat Dipbrow Pomade DIY VERSUS Anastasia Beverly Hills gitu. If you know me well, aku cukup sering buat video DIY gitu selain makeup tutorial dan review, hehe. Nah, karena nggak jadi dapetin tuh giveawaynyaaa, yaudah deh gajadi buat video VERSUS. Selesailah dengan video DIY Dipbrow Pomade (Like) Anastasia beverly Hills, videonya ada dibawah ini beauties..




Bahan dan alat yang aku pakai untuk pembuatannya, yaitu:
Bahan
*Eyeshadow Hitam & Coklat Bekas (bisa yang nggak pigmented atau yang udah nggak kepake deh)
*Vaseline Petroleum Jelly
Alat
*Wadah datar (aku pakai mika bekas identitas kepanitiaan gitu)
*Pisau

Cara Pembuatan
1. Ambil (rusak) eyeshadownya (wk)
2. Taruh di wadah datar, campurkan kedua warna tersebut. Oh ya, buat warna terserah sih kamu mau pake warna hitam aja, coklat aja, atau dua-duanya sesuka hati kamu deh.
3. Kasih Vaseline petroleum jelly, campurkan ke eyshadownya dengan bantuan pisau. Kenapa pisau? Dia kan gepeng yah, jadi biar gampang gitu nyampurkannya. Kalau kamu punya spatula akan lebih membantu.. Jumlah Vaseline Petroleum Jelly yang dipakai aku nggak ada takarannya sih, cuma dikira-kira aja, diraba dan dibandingkan sama tekstur asli dari Dipbrow Pomade ABH.
4. Setelah jadi, barulah dimasukin ke container favorit aku. Untuk hasil DIY, aku seneng pakai container kecil gitu kayak yang ada di thumbnail video di atas.

Oh ya, cara aplikasinya di eyebrow butuh tools Angled Brush dan Spoolie Brush yaah..

Finish-nya:
* Tahan lama, jadi ke waterproof gitu (ini efek dari Petroleum Jelly yang punya kandungan oil)
* Hasil alis jadi feather brow, bisa memisah satu sama lain, look so natural dan nggak palsu

I LOVE IT!

Aku rasa ini adalah postingan terpanjang aku haha. Semoga nggak bosen yaa tsaayy, hihi. Kalau kamu suka atau punya kesan dari tulisan aku ini, kamu boleh banget komentar di kolom bawah yakk..

Thank you udah baca,
Let's spread knowledge with love,
LOVE YOU ALL

XOXO,
Nadia
Find me on:

Business Inquiries, email me:
nadiaanisathanai@gmail.com

Oh ya, kalau kamu punya produk handmade atau apapun yang mau aku bantu promoin dan review, entah di blog, youtube, atau instagram aku, hubungi aku aja :*


Luuvvvs!


No comments:

Post a Comment